Penyebab Bakrie Life Gagal Bayar
> (Okt-2008) karena banyak ‘bermain’ di saham, PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) menjadi salah satu korban krisis keuangan global akhir tahun 2008. Bakrie Life banyak kehilangan uang sehingga terjadi gagal bayar dana nasabah.
- Ketua Bapepam-LK, Fuad Rahmany mengatakan, "Bakrie Life perusahaan yang terkena dampak krisis global karena penempatan investasinya itu di saham banyak yang anjlok, kehilangan uang, kehabisan likuiditas, dan solvabilitas yang negatif,"
- Ketua Bapepam-LK, Fuad Rahmany mengatakan, "Bakrie Life perusahaan yang terkena dampak krisis global karena penempatan investasinya itu di saham banyak yang anjlok, kehilangan uang, kehabisan likuiditas, dan solvabilitas yang negatif,"
Solusi dari Bakrie Life: Dicicil 1% per bulan
> (Sep-2009) Bapepam-LK menilai solusi yang ditawarkan Bakrie Life untuk mencicil pengembalian dana nasabah sebesar 1% per bulan tidak masuk akal.
- (Sep-2009) salah seorang nasabah "Belum ada kesepakatan tentang mekanisme kepastian pengembalian dana kita, karena mereka meminta dibayarkan 1% perbulan. Itu konyol dan tidak mungkin karena memakan waktu yang cukup lama,"
Kebohongan-1: Janji Pertemuan Palsu
> (Sep-2009) nasabah Bakrie Life hingga saat ini belum mendapatkan kepastian pengembalian dana mereka dari pihak manajemen. Padahal, manajemen telah berjanji akan mengadakan pertemuan dengan para nasabah, namun hingga saat ini belum dilakukan.
- salah satu nasabah "Manajemen Bakrie Life penipu, kita dijanjikan pihak manajemen setelah lebaran akan diadakan pertemuan khusus yang membahas dana kita, namun sampai saat ini kita belum mendapatkan kabar,"
- salah satu nasabah "Manajemen Bakrie Life penipu, kita dijanjikan pihak manajemen setelah lebaran akan diadakan pertemuan khusus yang membahas dana kita, namun sampai saat ini kita belum mendapatkan kabar,"
Kebohongan-2: Suntikan Dana Palsu
> (Sep-2009) Bakrie Life mengaku telah mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 500 miliar dari Bakrie & Brothers untuk pengembalian dana nasabah yang jatuh tempo.
- Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Sutanto "Pemegang saham telah mendapatkan dana dari Bakrie & Brothers melalui Medium Secure Notes sebesar Rp 4,5 triliun dan digunakan untuk mengganti dana nasabah sebesar Rp 500 miliar khusus untuk Bakrie Life,"
- Timoer mengatakan, sesuai dengan himbauan Bapepam-LK, dalam waktu 30 hari ke depan kita akan membahas mekanisme pengembalian dana ini dengan nasabah. "Pola mekanismenya masih terlalu prematur dan memang belum bisa ditentukan bagaimana, paling cepat dalam waktu satu minggu dari sekarang kita akan segera bertemu dengan nasabah untuk membicarakan kesepakatan ini,"
- Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Sutanto "Pemegang saham telah mendapatkan dana dari Bakrie & Brothers melalui Medium Secure Notes sebesar Rp 4,5 triliun dan digunakan untuk mengganti dana nasabah sebesar Rp 500 miliar khusus untuk Bakrie Life,"
- Timoer mengatakan, sesuai dengan himbauan Bapepam-LK, dalam waktu 30 hari ke depan kita akan membahas mekanisme pengembalian dana ini dengan nasabah. "Pola mekanismenya masih terlalu prematur dan memang belum bisa ditentukan bagaimana, paling cepat dalam waktu satu minggu dari sekarang kita akan segera bertemu dengan nasabah untuk membicarakan kesepakatan ini,"
- ditambahkan, dana nasabah telah dijamin semua oleh para pemegang saham Bakrie Life. jumlah seluruh dana 600 nasabah Diamond Investa sekitar Rp 360 miliar semuanya pasti akan dikembalikan.
> (Sep-2009) salah seorang nasabah Bakrie Life mengatakan, suntikan dana tersebut merupakan janji-janji yang sudah basi. Mereka bahkan dijanjikan akan dibayar dengan saham BNBR.
http://finance.detik.com/read/2009/10/02/122457/1213670/5/bakrie-brothers-bantah-suntik-bakrie-life-rp-500-miliar
http://finance.detik.com/read/2009/10/02/122457/1213670/5/bakrie-brothers-bantah-suntik-bakrie-life-rp-500-miliar
> (Okt-2010) Bakrie & Brothers menyangkal suntikan dana Rp 500 miliar seperti dinyatakan Bakrie Life.
- Corporate Secretary BNBR, R.A. Sri Dharmayanti "Perseroan tidak pernah menyuntikkan dana senilai Rp 500 miliar untuk memperkuat arus kas Bakrie Life,"
- Corporate Secretary BNBR, R.A. Sri Dharmayanti "Perseroan tidak pernah menyuntikkan dana senilai Rp 500 miliar untuk memperkuat arus kas Bakrie Life,"
Kesepakatan Skema Pembayaran Pokok:
> akan diselesaikan dalam periode Maret 2010 – Januari 2012:
- tahun 2010: Maret, Juni, September & Desember masing-masing sebesar 6,25%,
- tahun 2011: Maret, Juni, September & Desember masing-masing sebesar 6,25%,
- tahun 2012: Januari sebesar 50%
Realisasi Pembayaran Cicilan Oleh Bakrie Life:
> (Nov-2010) Cicilan pokok III (Sep-2010) dan bunga sejak Jul-Okt 2010 belum dibayar pada nasabah, diperkirakan total tunggakan Bakrie Life Rp 33 miliar
- anggota TP2DN Bakrie Life, Freddy Koeshariono "Bakrie Life selalu terlambat bayar. Padahal, restrukturisasi pembayaran ini merugikan kami karena menurunkan manfaat bunga dari 13% menjadi 9,5%,”
- anggota TP2DN Bakrie Life, Yoseph “Kewajiban Bakrie Life yang tersisa masih Rp 290 miliar kepada 250 nasabah Danamond Investa dengan nilai investasi di atas Rp 200 juta.”
- Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata mengatakan, Bakrie Life terlambat membayar cicilan karena belum mendapatkan dana. Bapepam-LK sudah melayangkan surat teguran ke manajemen Bakrie Life.
- Direktur Utama Bakrie Life Timoer Soetanto, ”Keterlambatan kali ini terjadi karena dananya masih diusahakan. Mudah-mudahan tidak lama lagi,”
- anggota TP2DN Bakrie Life, Yoseph “Kewajiban Bakrie Life yang tersisa masih Rp 290 miliar kepada 250 nasabah Danamond Investa dengan nilai investasi di atas Rp 200 juta.”
- Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata mengatakan, Bakrie Life terlambat membayar cicilan karena belum mendapatkan dana. Bapepam-LK sudah melayangkan surat teguran ke manajemen Bakrie Life.
- Direktur Utama Bakrie Life Timoer Soetanto, ”Keterlambatan kali ini terjadi karena dananya masih diusahakan. Mudah-mudahan tidak lama lagi,”
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/02/01/11045823/Lagi.Bakrie.Life.Ingkar.Bayar.Duit.Nasabah
> (28-Jan-2011) Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto mengatakan, dana pembayaran sudah siap. Namun, karena jam operasional bank sudah habis, tidak bisa transfer ke nasabah. Transfer baru akan dilakukan Senin 31-Jan-2011
- namun lagi-lagi Bakrie Life ingkar janji tidak membayar dana nasabah. Padahal, sebelumnya Asuransi Bakrie Life sudah berkali-kali berjanji -termasuk kepada Bapepam-LK- untuk segera melunasi klaim para nasabah Diamond Investa.
- (01-Feb-2011) salah satu nasabah, Dayat, mengaku pasrah sebab ingkar janji Bakrie Life seperti menjadi hobi. Terlebih lagi, Bakrie Life tidak mempan dengan kebijakan Bapepam-LK dan kritik media massa. "Kalau sudah seperti ini, saya bisa apa lagi, paling hanya pasrah kepada Tuhan saya,"
- (15-Feb-2011) salah satu nasabah, Wahyudi, “Saya bingung harus mengadu ke mana lagi. Saya sudah mengirimkan surat ke Sekretariat Negara untuk diteruskan kepada Presiden dan Kementerian Keuangan, termasuk surat kepada Komisi XI DPR, toh, belum ada tanggapan berarti,”
> (01-Mar-2011) Bakrie Life menjanjikan akan melanjutkan proses pengembalian dana nasabah setelah induk usahanya merampungkan transaksi tukar guling antara Bumi Resources dengan Vallar Plc senilai US$ 3 miliar. Diperkirakan, transaksi itu bakal selesai pada pekan ini.
- Direktur Utama Bakrie Life, Timoer Soetanto, "Sesuai instruksi pemegang saham, kami masih menunggu kabar dari transaksi BUMI dengan Vallar. Bila transaksi itu selesai, sangat membantu likuiditas Bakrie Life,"
- bahkan Timoer meminta agar nasabah memperbarui surat permohonan pengembalian dana nasabah.
(Vallar Plc akan mengakuisisi 25% saham Bumi Resources dari Bakrie & Brothers serta Long Haul Holdings Ltd. Sebagai imbalan, Grup Bakrie akan menguasai 43% saham Vallar -ini sekaligus menjadi pemegang saham pengendali- dan mereka bisa mendapatkan likuiditas dari bursa London)
> (Okt-2011) Nasabah Bakrie Life 'merayakan' tepat 3 tahun kasus gagal bayar dan kini masih menyisakan banyak utang hingga Rp 270 miliar.
- perwakilan Nasabah, Yoseph, "Oktober 2011 adalah bulan yang bersejarah bagi Bakrie Life dan nasabah Diamond Investa Bakrie Life dimana tepat di akhir Oktober 2008, kasus gagal Bayar Bakrie Life kepada Nasabah mulai terjadi,"
- perwakilan Nasabah, Yoseph, "Oktober 2011 adalah bulan yang bersejarah bagi Bakrie Life dan nasabah Diamond Investa Bakrie Life dimana tepat di akhir Oktober 2008, kasus gagal Bayar Bakrie Life kepada Nasabah mulai terjadi,"
- Yoseph melanjutkan, "Hanya di Indonesia bisnis asuransi jiwa tidak memberikan proteksi tetapi justru membuat kegelisahan nasabah akan dananya yang bisa hilang. Di negara lain sudah ada LPS untuk nasabah asuransi tetapi di Indonesia tidak ada,"
- Yoseph menutup, "Kurang sabar apa sebagai nasabah yang dirugikan. Grup besar Bakrie sudah mencoreng industri asuransi,"
- Yoseph menutup, "Kurang sabar apa sebagai nasabah yang dirugikan. Grup besar Bakrie sudah mencoreng industri asuransi,"
(semua kesepakatan itu meleset dari jadwal, alasannya Bakrie Life belum dapat kucuran dana dari induk usahanya Bakrie Grup)
Bukan Cuma Nasabah Yang Dirugikan:
> Bakrie Life melakukan PHK secara sepihak terhadap sejumlah karyawannya. Dan PHK itu juga menyalahi aturan karena pembayaran pesangonnya –sebesar Rp 3 miliar– memakai surat utang.
- (19-Mei-2011) Kuasa Hukum FKBLM, Redynal Saat, "Bakrie Life melakukan PHK sepihak kepada para karyawannya dengan iming-iming pembayaran uang pesangon dan hak-hak lain yang seharusnya diterima dengan suatu surat utang (MSN),"
- Redynal mewakili 17 karyawan Bakrie Life mulai dari level staf hingga vice president akhirnya mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial
- Redynal mewakili 17 karyawan Bakrie Life mulai dari level staf hingga vice president akhirnya mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial
- para karyawan tersebut memiliki masa kerja 5 hingga 20 tahun di Bakrie Life. "Hal ini sungguh sudah sangat menciderai rasa keadilan para karyawan yang sudah mengabdi begitu lama di Bakrie Life. Iming-iming uang pesangon dengan suatu surat utang (MSN) tidak ada yang bisa menjamin pembayarannya dan kapan akan dibayarkan,"
- ditambahkan Redynal, FKBLM sebenarnya sudah mengirim surat 3-4 kali untuk meminta pertemuan dengan manajemen Bakrie Life. Pertemuan dengan melibatkan pihak Disnaker juga sudah diajukan, namun manajemen Bakrie Life tidak pernah menampakkan diri. "Akhirnya kita mengajukan gugatan ke PN Jakarta Selatan kemarin,"
- ditambahkan Redynal, FKBLM sebenarnya sudah mengirim surat 3-4 kali untuk meminta pertemuan dengan manajemen Bakrie Life. Pertemuan dengan melibatkan pihak Disnaker juga sudah diajukan, namun manajemen Bakrie Life tidak pernah menampakkan diri. "Akhirnya kita mengajukan gugatan ke PN Jakarta Selatan kemarin,"
> (22-Sep-2011) FKBLM memenangkan gugatan kepada perusahaan asuransi milik Grup Bakrie tersebut. Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) memutuskan gugatan karyawan diterima dan Bakrie Life tak boleh membayar pesangon dengan surat utang.
> (25-Okt-2011) FKBLM semakin putus asa karena belum ada realisasi pembayaran pesangon oleh pihak manajemen. Seluruh eks karyawan tersebut merasa terpukul akibat sikap manajemen.
- salah seorang coordinator FKBLM, Robby "Keputusan Pengadilan Hubungan Industrial sangat jelas,bahwa Bakrie Life harus membayar pesangon karyawan dengan tunai dan tidak diperkenankan dengan surat utang dan adanya missmanagement dalam perusahaan. Namun, kenyataannya belum ada juga tanda-tanda akan dilaksanakannya keputusan PHI ini, pesangon eks karyawan belum juga dibayarkan,"
- salah seorang eks karyawan, Naning, "Saat ini harapan yang tersisa adalah mendapatkan hak kami di mana telah diputuskan di pengadilan. Hak atas pengabdian diri kami kepada perusahaan ini setelah lebih dari 20 tahun bekerja,"
- salah seorang eks karyawan, Indra, "Pesangon ini akan menjadi modal usaha kami dalam melanjutkan hidup demi membiayai keluarga kami, setelah karir kami berantakan karena ulah manajemen,”
- eks karyawan yang telah 15 tahun bekerja, Risma, "Kami semua menunggu penyelesaian atas hak kami, karena kami yakin putusan PHI merupakan wujud nyata dari pelaksanaan UU 13 dan penegakkan keadilan yang memang sudah seharusnya menjadi pelindung karyawan,"
- salah seorang coordinator FKBLM, Robby "Keputusan Pengadilan Hubungan Industrial sangat jelas,bahwa Bakrie Life harus membayar pesangon karyawan dengan tunai dan tidak diperkenankan dengan surat utang dan adanya missmanagement dalam perusahaan. Namun, kenyataannya belum ada juga tanda-tanda akan dilaksanakannya keputusan PHI ini, pesangon eks karyawan belum juga dibayarkan,"
- salah seorang eks karyawan, Naning, "Saat ini harapan yang tersisa adalah mendapatkan hak kami di mana telah diputuskan di pengadilan. Hak atas pengabdian diri kami kepada perusahaan ini setelah lebih dari 20 tahun bekerja,"
- salah seorang eks karyawan, Indra, "Pesangon ini akan menjadi modal usaha kami dalam melanjutkan hidup demi membiayai keluarga kami, setelah karir kami berantakan karena ulah manajemen,”
- eks karyawan yang telah 15 tahun bekerja, Risma, "Kami semua menunggu penyelesaian atas hak kami, karena kami yakin putusan PHI merupakan wujud nyata dari pelaksanaan UU 13 dan penegakkan keadilan yang memang sudah seharusnya menjadi pelindung karyawan,"
> (11-Des-2011) hingga 3 bulan setelah putusan PHI, ternyata Bakrie Life belum juga membayarkan pesangon tersebut.
http://www.vibiznews.com/news/banking_insurance/2012/01/09/dpr-panggil-bakrie-life-perihal-tidak-membayar-dana-nasabah
http://www.vibiznews.com/news/banking_insurance/2012/01/09/dpr-panggil-bakrie-life-perihal-tidak-membayar-dana-nasabah
> (11-Des-2011) Komisi XI DPR berencana memanggil manajemen Bakrie Life pada masa awal sidang 2012. Pasalnya, perusahaan asuransi milik Grup Bakrie ini tidak membayar angsuran dana pokok nasabah Diamond Investa selama 2011.
Kesimpulan
> begitulah gambaran rasa tanggungjawab dari Bakrie Life pada nasabah yang telah memberi keuntungan dan begitu juga pada karyawan yang telah bekerja selama puluhan tahun
> bagaimana jika itu menimpa terhadap rakyat biasa yang dianggap tidak ada kontribusinya (atau dianggap tidak memberikan keuntungan apapun)?
> Bakrie Life gagal bayar akibat krisis global di bulan Oktober 2008. Begitu juga PT Selalang Prima (milik Misbakhun) gagal bayar di Bank Century akibat krisis global di bulan November 2008
> bagaimana mungkin akan dapat dimengerti ketika Golkar dan PKS menyatakan tidak ada krisis di penghujung akhir 2008? Padahal ancaman krisis global itulah yang menjadi alasan kebijakan BOBC
0 comments:
Poskan Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.